博彩国际娱乐平台_首页(欢迎您)

<tbody id="dw2ap"></tbody>

  1. <dd id="dw2ap"><pre id="dw2ap"></pre></dd>
    • Halaman 1
    • Pintu depan Perpustakaan UM
    • Area Internet Gratis
    • Area Hotspot
    • Layanan
    • Opac

    Kumpulan Abstrak Karya Ilmiah Dosen Universitas negeri Malang



    Alternatif Pembelajaran Matematika di SD dengan Menggunakan Strategi REACT

    PDF  Array Cetak Array
    Oleh Yuniawatika ,S.Pd., M.Pd    Jumat, 03 Juni 2016 16:44
    YUNIAWATIKA
    Dosen KSDP FIP Universitas Negeri Malang


    Abstrak: Pemilihan strategi yang tepat dalam pembelajaran dapat mendukung kelancaran proses pembelajaran dan tercapainya suatu tujuan pembelajaran.

    Dalam pembelajaran matematika diperlukan strategi yang tepat yang dapat melibatkan aktifitas secara optimal, meningkatkan lima ketrampilan proses siswa dan membuat pelajaran matematika menjadi lebih bermakna dan menyenangkan. Salah satu alternatif strategi pembelajaran dalam upaya untuk menumbuhkembangkan kemampuan matematik siswa adalah pendekatan pembelajaran kontekstual melalui strategi REACT ini terdiri dari lima strategi yang harus tampak yaitu : Relating (mengaitkan), Experiencing (mengalami), Applying (menerapkan), Cooperating (bekerjasama), Transfering (mentransfer).

    Kata Kunci: pembelajaran, matematika SD, REACT.

    Artikel diatas telah dimuat dalam Jurnal Wahana Sekolah Dasar, Tahun 23, Nomor 2, Juli 201

    Download Fulltext artikel diatas disini.

     

    ANALYSIS MODEL OF THE INDONESIAN CONTENT AS A HAUL OF INTEGRATED THEMATIC BASED LEARNING IN ELEMENTARY SCHOOL

    PDF  Array Cetak Array
    Oleh Yuniawatika ,S.Pd., M.Pd    Senin, 06 Juni 2016 17:24
    Alif Mudiono; Yuniawatika
    State University of Malang
    Email: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya


    Abstrak:

    This study aims to produce a analysis model of Indonesian material as a haul of integrated thematic based learning in elementary schools. Data was collected by means of researching and collecting data description indicators of achievement of competencies, cognitive load, the analysis of the substance, and the data Indonesian’s function as a haul of learning. Based on data analysis findings description results Indonesian material analysis as a haul of integrated thematic based learning on first grade of Elementary Schools with the subtheme Joy of Exercise it showed that the function of Indonesian in 2013 elementary school curriculum is used for hauling in Mathematics; PPKN; SBDP; and PJOK material. The functions of Indonesian in fourth grade Subtheme Energy Utilization is used as the core center for hauling Mathematics, Science; PPKN; SBDP; PJOK; and IPS

    Keywords: analysis model, for hauling learning, integrated thematic

    Artikel diatas telah dipublikasikan dalam International Conference In Education & Training (ICET) Faculty of Education, State University of Malang collaborated with International Journal of Innovation in Education (IJIIE), download fulltext disini.
    ?

     

     

     

    Fakultas sebagai Pelaksana Unsur Akademik (Memosisikan Fakultas dalam konteks Pengelolaan Otonomi Perguruan Tinggi)

    PDF  Array Cetak Array
    Oleh Dr. H. Sutrisno , M.M.    Jumat, 17 Juni 2016 14:19

     

     

    Abstrak

    Pemberian wewenang (otonomi) pada satu sisi pemberian kepercayaan dalam pengelolaan dan pada sisi lain perumusan me-kanisme antara pemberi kepercayaan dengan yang diberi kepercayaan. Pemberian status 4 (empat) PTN sebagai Badan Hukum Milik Negara (BHMN) setelah berjalan dua tahun ternyata mekanisme pemberian ke- wenangan tersebut masih banyak dikeluhkan oleh penerima kepercayaan {Kompas 7 Oktober 2002). Dua hal yang mendasar adalah mekanisme tentang aspek finansial dan sumber daya manusia. Perubahan Ke-lembagaan dari IKIP Malang menjadi Universitas Negeri Malang secara langsung juga berpengaruh terhadap perubahan pengelolaan. Pengem-bangan program non Kependidikan berpengaruh terhadap pengem-bangan fasilitas pendukungnya yang selanjutnya akan berujung pada hubungan finansial dan ketersediaan sumber daya manusia.

    Kata-kata Kunci: dukungan finansial, sumber daya manusia

    Artikel diatas telah terbit pada Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial dan Pengajarannya Tahun 36, Nomor 2, Oktober 2002 ISSN 0854-8250

    Download lengkap artikel diatas disini.

     

     

     

    HUBUNGAN STRUKTURAL TINGKAT PENDIDIKAN, PENGALAMAN KERJA DAN USIA GURU DENGAN MOTIVASI KERJA DAN KEEFEKTIFAN KERJA TIM GURU SEKOLAH DASAR

    PDF  Array Cetak Array

    HUBUNGAN STRUKTURAL TINGKAT PENDIDIKAN, PENGALAMAN  KERJA DAN USIA GURU DENGAN MOTIVASI KERJA DAN KEEFEKTIFAN KERJA TIM GURU SEKOLAH DASAR

     

    Oleh:

    Bambang Budi Wiyono

     

     

    Abstract

    The research is aimed to investigate the relationship between educational level, working experience, and age with work motivation and team work effectiveness of elementary school teachers, directly or indirectly. The population included teachers at elementary schools in Malang County. The sample, consisted of 438 teachers, was selected using proportional cluster random sampling. The research design was explanatory study in the form of causal modeling. The data, collected using questionnaire and documentation, were analysed by employing descriptive and structural equation modeling technique. The research found that there were structural relationship between teachers educational level, working experience, and age with their work motivation and team work effectiveness to do their professional tasks. . 

     

    Keywords: educational level, working experience, age, work motivation, team work effectiveness, elementary school teachers.

     

    Dimuat dalam “Jurnal Pendidikan Dasar” Vol. 10 , No. 1,  Maret 2009

    FIP UNESA Surabaya, ISSN 1411-285X  (Terakreditasi)

     

     

     

    PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO (PORTFOLIO BASED LEARNING) PADA MATA KULIAH MANAJEMEN HUBUNGAN MASYARAKAT

     

    Bambang Budi Wiyono

    Maisyaroh

     

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan model pembelajaran efektif berbasis portofolio, dan (2) meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa melalui penerapan model pembelajaran efektif berbasis portofolio pada mata kuliah Manajemen Hubungan Masyarakat. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Setting penelitian dilaksanakan di Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis data kualitatif. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan tiga kali putaran. Berdasarkan tindakan kelas putaran satu, dua dan tiga, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis portofolio yang dikembangkan dalam penelitian ini, dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa.

     

    Kata kunci: model pembelajaran, berbasis portofolio, motivasi, hasil belajar, siswa

     

     

    Dimuat dalam Jurnal ”Manajemen Pendidikan,

    AP-FIP-UM, Malang, ISSN 0852-1921



    Pelaksanaan Pembinaan Kemampuan Profesional Guru

    Di SEKOLAH, DITINJAU DARI PENDEKATAN, FREKUENSI TEKNIK, DAN PRINSIP YANG DIGUNAKAN

     

    Oleh:

    Bambang Budi Wiyono

    Maisyaroh

     

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat abstraksi, komitmen, dan kemampuan mengajar guru Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pendekatan, frekuensi teknik, dan prinsip pembinaan yang diterima guru, serta pengaruh frekuensi teknik pembinaan terhadap kemampuan mengajar guru. Penelitian ini dilaksanakan di kota Malang. Sebagai sasaran populasinya adalah guru-guru di sekolah se-kota Malang, yang mencakup guru sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah umum, dan sekolah menengah kejuruan. Sampel diambil sebesar 20 sekolah dan 84 guru, dengan teknik cluster quota random sampling. Ada dua teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu teknik kuesioner dan observasi. Untuk mengolah data hasil penelitian, digunakan tiga teknik analisis data, yaitu teknik analisis deskriptif, analisis korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat abstraksi guru rata-rata cukup, tingkat komitmen dan kemampuan mengajar guru rata-rata baik, pendekatan pembinaan yang banyak digunakan adalah pendekatan kolaboratif dan direktif, frekuensi teknik pembinaan guru termasuk kategori cukup, prinsip pembinaan termasuk kategori baik, dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara frekuensi teknik pembinaan dengan kemampuan mengajar guru.

     

    Kata kunci: pendekatan, teknik, prinsip, pembinaan, kemampuan mengajar, guru.

     

     

    Dimuat dalam ”Jurnal Ilmu Pendidikan” Jilid 14, Nomor 3, Oktober 2007

    UM - Malang, ISSN 0215-9643 (Terakreditasi)


     

    Peningkatan KEAKTIFAN DAN Motivasi Belajar SISWA SEKOLAH DASAR melalui Penerapan Model Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan

     

    Oleh:

    Bambang Budi Wiyono

    Burhanuddin

    Sulton

    Ali Imron

     

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan dalam proses pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Setting penelitian di laksanakan di kelas IV Sekolah Dasar Negeri Bandulan II Kota Malang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Subyek penelitian adalah guru dan seluruh siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Bandulan II. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan analisis deskriptif. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dua kali putaran (cycles). Berdasarkan tindakan kelas pada putaran kesatu dan kedua, menunjukkan bahwa model pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenang-kan dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa.

     

    Kata kunci: pembelajaran aktif, kreatif, efektif, menyenangkan, motivasi belajar,  siswa.

     

    Dimuat dalam Jurnal ” Sekolah Dasar” Tahun 16, Nomor 2, November 2007,

    KSDP-FIP-UM, Malang, ISSN 0854-8285, (Terakreditasi)


     

    KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL

    KEPALA SEKOLAH DASAR

     

    Oleh:

    Bambang Budi Wiyono

     

     

    Abstrak

    Sejalan dengan diberlakukannya sistem pemerintahan otonomi daerah, dikembangkan pula sistem otonomi pengelolaan pendidikan. Pengelolaan pendidikan yang semula banyak ditentukan oleh pemerintah pusat, selanjutnya banyak dikelola oleh pemerintah daerah, yang implikasinya banyak dilaksanakan oleh sekolah. Sekolah diberikan kewenangan untuk mengelola pendidikan sepenuhnya, sesuai dengan kondisi sekolah melalui pendekatan school based management. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pengelolaan sekolah adalah kepemimpinan transformasional kepala sekolah. Empat komponen perilaku kepemimpinan yang perlu dilakukan kepala sekolah adalah memberikan keteladanan dalam melaksanakan tugas, memberikan motivasi yang dilandasi dengan cita-cita yang tinggi, memberikan inspirasi untuk melakukan inovasi, dan memberikan perhatian kepada anggota secara individual.

     

     

    Kata kunci: kepemimpinan transformasional, kharismatik, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, perhatian individual, kepala sekolah dasar

     

    Dimuat dalam Jurnal ”Manajemen Pendidikan, AP-FIP-UM, Malang, ISSN 0852-1921


     

    Hubungan Struktural ANTARA Persepsi DAN SIKAP terhadap Program Sertifikasi, Keikutsertaan dalam Kegiatan Pengembangan, DAN Tingkat Profesionalisme Guru dalam Melaksanakan Tugas

     

    Oleh:

    Bambang Budi Wiyono

    Nurul Ulfatin

    Maisyaroh

     

     

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi dan sikap guru program sertifikasi, tingkat keikutsertaan guru dalam kegiatan pengembangan profesional, dan tingkat profesionalisme guru dalam melaksanakan tugas jabatan. Selain itu, juga menemukan model hubungan struktural antara persepsi guru terhadap program sertifikasi, sikap guru terhadap program sertifikasi, dan keikutsertaan guru dalam kegiatan pengembangan profesional dengan tingkat profesionalisme guru dalam melaksanakan tugas. Sebagai populasinya adalah guru sekolah dasar negeri di Jawa Timur. Sampel penelitian diambil sebanyak 198 guru sekolah dasar, dengan teknik area cluster proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan structural equation modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan struktural antara persepsi guru terhadap program sertifikasi, sikap guru terhadap program sertifikasi, dan keikutsertaan guru dalam kegiatan pengembangan dengan tingkat profesionalisme guru dalam melaksanakan tugas.

     

    Kata kunci: sikap, persepsi, kegiatan pengembangan, program sertifikasi,

     profesionalisme, guru sekolah dasar

     

    Dimuat dalam

    Jurnal ”Manajemen Pendidikan, Volume 22, Nomor 2, September 2008,

    AP-FIP-UM, Malang, ISSN 0852-1921


     

    KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGELOLA SEKOLAH DENGAN PENDEKATAN SCHOOL BASED MANAGEMENT

    DI SEKOLAH DASAR

     

    Oleh:

    [1]Bambang Budi Wiyono

     

    ABSTRAK

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan kepala sekolah dasar dalam mengelola sekolah dengan pendekatan school based management. Sasaran penelitian adalah kepala sekolah dasar negeri di kota Malang. Dari seluruh populasi, diambil sampel sebesar tujuh belas kepala sekolah dasar negeri. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan survey. Dua teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif, yang meliputi distribusi frekuensi, persentase, analisis rerata, dan simpangan baku. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa kemampuan kepala sekolah dalam mengelola sekolah dengan pendekatan school based management rata-rata termasuk kategori cukup baik, akan tetapi masih membutuhkan pembinaan. Beberapa komponen yang masih perlu ditingkatkan adalah kemampuan dalam merumuskan sasaran (visi, misi, sasaran dan strategi) sekolah, kemandirian sekolah, pengelolaan kemampuan sumber daya, pencapaian prestasi akademik dan non akademik serta  program sekolah., Teknik pembinaan utama yang diperlukan kepala sekolah adalah program pelatihan, pertemuan KKKS atau MKKS, dan penataran.

     

     

    Kata kunci: kemampuan kepala sekolah, mengelola sekolah, pendekatan school based management, program pembinaan, sekolah dasar.

     

     

    Dimuat dalam Jurnal ” Wahana Sekolah Dasar”., Tahun 16., Nonor 2, Juli 2008

    PGSD UM, Malang, ISSN 0854-8293

     

     

    MODEL Self-Evaluation Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dasar

     

    Oleh:

    Bambang Budi Wiyono

     

    Abstrak

     

    Penelitian ini bertujuan mengembangkan model self-evaluation untuk meningkatkan kepemimpinan transformasional kepala sekolah dasar, dan menguji model struktural pengaruh self-evaluation kepemimpinan transformasional terhadap kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi kerja guru, keefektifan kerja tim guru, dan usaha peningkatan sekolah.

    Penelitian ini dilaksanakan di sekolah dasar negeri kabupaten Malang. Desain penelitian menggunakan quasi experiment, rancangan non-equivalent comparative group design dan causal modeling. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen tipe behavioral observation scale, numerical rating scale, dan summated rating. Teknik analisis data menggunakan Anova, Manova, dan Structural Equation Modeling.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan self-evaluation kepemimpinan transformasional berpengaruh langsung terhadap kepemimpinan transformasional kepala sekolah, dan tidak berpengaruh langsung terhadap motivasi kerja guru, keefektifan kerja tim guru, dan usaha peningkatan sekolah. Langkah-langkah self-evaluation adalah mengadakan persiapan self-evaluation, menerapkan self-evaluation, mengambil informasi balikan, menganalisis hasil self-evaluation dan informasi balikan, melakukan peningkatan kepemimpinan, dan melaksanakan self-evaluation kembali.

     

    Kata kunci: self-evaluation, kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi kerja guru, keefektifan kerja tim guru, usaha peningkatan sekolah.

     

    Dimuat dalam  Jurnal ”Manajemen Pendidikan, Volume 23, Nomor 1, Maret 2009,

    AP-FIP-UM, Malang, ISSN 0852-1921


     

    Peningkatan Partisipasi dan Motivasi Belajar Mahasiswa

    melalui Penerapan Model Pengelolaan Kelas dengan

    Pendekatan Proses Kelompok

     

    Oleh:

    Bambang Budi Wiyono

    Burhanuddin

    Sulton

     

    Abstrak

    Faktor utama yang sangat menentukan terhadap prestasi belajar mahasiswa adalah tingkat partisipasi dan motivasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan motivasi belajar mahasiswa melalui penerapan model pengelolaan kelas dengan pendekatan proses kelompok (group process approach) dalam proses pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Setting penelitian di laksanakan di kelas mata kuliah Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Guru Taman Kanak-Kanak. Subyek penelitian diambil sebesar 34 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan analisis deskriptif. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dua kali putaran. Berdasarkan hasil tindakan kelas putaran satu dan dua menunjukkan bahwa penerapan model pengelolaan kelas dengan pendekatan proses kelompok dalam proses pembelajaran, dapat meningkatkan partisipasi dan motivasi belajar mahasiswa.

     

    Kata kunci: pengelolaan kelas, pendekatan proses kelompok, partisipasi, motivasi  belajar, mahasiswa. 

     

     

    Dimuat dalamJurnal ”Ilmu Pendidikan,

    FIP-UM, Malang, ISSN 0852-1921

     



     

     

    IMPLEMENTASI MANAJEMEN PELATIHAN YANG DITERAPKAN FASILITATOR PNPM MANDIRI PERKOTAAN KEPADA KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT

    Oleh Dr. Ach. Rasyad , M.Pd   

    ABSTRAK

    Rasyad, A. 2014.? Implementasi Manajemen Pelatihan yang Diterapkan Fasilitator PNPM Mandiri Perkotaan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat.?

    Kata Kunci: manajemen pelatihan, fasilitator, PNPM Mandiri Perkotaan, kelompok swadayamasyarakat.

    Tingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia membutuhkan perhatian yang serius dari pemerintah pusat dan daerah. Untuk menanggulangi masalah tersebut salah satu program nasional yang bersifat partisipatif adalah? melalui? PNPM Mandiri.? Untuk menjawab masalah tersebut, PNPM Mandiri Perkotaan berupaya menyelenggarakan berbagai pelatihan kepada kelompok swadaya masyarakat. Namun dari banyaknya pelatihan yang diselenggarakan, ternyata masih belum membawa dampak yang signifikan terhadap khalayak sasaran. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah penyelenggaraan pelatihan diperlukan implementasi manajemen pelatihan dan optimalisasi kembali partisipasi masyarakat serta unsur-unsur pendukung lainnya.

    Show More

    Selanjutnya... [IMPLEMENTASI MANAJEMEN PELATIHAN YANG DITERAPKAN FASILITATOR PNPM MANDIRI PERKOTAAN KEPADA KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT]
     

    Membidik Ceruk Pasar (Satu Tahun Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang)

    PDF  Array Cetak Array
    Oleh Dr. H. Sutrisno , M.M.    Jumat, 17 Juni 2016 14:03

     

     

    Abstrak

    Fakultas Ekonomi sebagai lembaga baru di lingkungan Universitas Negeri Malang, langkah awal pengembangannya perlu memperhatikan posisinya sebagai pemain baru dan faham secara maksi-mal akan posisi yang dimilikinya. Sebagai pemain baru langkah awal vang ditempuh adalah upaya untuk menata aspek kelembagaan sebagai komitmen terhadap kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah Keunggulan komparatip yang dimiliki sebagai salah satu perguruan :tnggi negeri, pengalaman pengelolaan program kependidikan sebagai modal awal dalam mewujudkan visi dan misinya. Pemahaman akan posisinya dengan menggali sejumlah keterbatasan yang dimiliki sebagai upaya untuk mendeskripsikan program kegiatan yang perlu dikembang-kan. Pemahaman tentang kualitas input yang tercermin dari keketatan iewat jalur UMPTN, kualitas proses akan berpengaruh terhadap kua-litas output. Faktor SDM, perpustakaan, kemitraan dan sarana penun-jang yang lain perlu dikembangkan terus. Ceruk pasar input perlu dianalisis dari aspek peminat yang ada dan ceruk pasar output perlu dirumuskan karena indikator masa tunggu lulusan sebagai salah satu perwujudan pengembangan keunggulan komparatip kepada keunggulan kompetitip.

    Kata kunci: keunggulan komparatip, pasar input-output, keunggulan kompetitip

    Artikel diatas telah terbit pada Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Edisi Khusus HUT-FE-UM, Oktober 2001 - ISSN: 0854-8250

    Download lengkap artikel diatas disini.

     

     

    PEMBINAAN NASIONALISME PEMUDA PERBATASAN MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

    Oleh Dr. M. Ishaq , M.Pd.   

    ?PEMBINAAN NASIONALISME PEMUDA PERBATASAN MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

    M. Ishaq

    FIP Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5 Malang

    E-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

    Abstract:? Training of Developing the Nationalism for? the? Youth? in? National? Borders trough Out of School Educational Program.?

    This? research? aimed to determine the socio-economic problems,? the cause and its effect toward nationalism, and create the training of? the nationalism? for? the? youth? in? national? borders? trough out of school educational program.? The method used in this study is qualitative analysis. This research found that the remote society are poor because of? the limited infrastructure, health care, educational services which resulting the migration, human trafficking, smuggling, and the crisis of nationalism. This program encourages cooperation among the parties? in analyzing the cause of the crisis of nationalism, focusing on group discussions to find way out, and the involvement of the learners to evaluate it.? These learners are encouraged to: (a) protecting the country from interference of other countries, (b) preserving Indonesian culture, (c) committing to use rupiah, (d) using the national products, (e) being independent in economic field, (f) actively having education, (g) participating to build the infrastructure, and (h) keeping have a good contact to find the chance. Out of school ducational program can be more? effective if the educators? guide the? learners as the next stake holder to continue the struggling of the country and the learners should be used to writing in order accelerate their brain to be smart.?

    Key Words: out of school education, nationalism, the youth in national borders.

    Abstrak: Pembinaan Nasionalisme Pemuda Perbatasan melalui Program Pendidikan Luar Sekolah.?

    Penelitian ini bertujuan mengetahui permasalahan sosio-ekonomi, berikut penyebab dan pengaruhnya terhadap nasionalisme, dan mengembangkan model pembinaan nasionalisme? agi para pemuda daerah perbatasan negara melalui program pendidikan luar sekolah (PLS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Dari penelitian ini diketahui bahwa masyarakat daerah perbatasan negara banyak yang miskin dikarenakan terbatasnya infrastruktur, layanan kesehatan, dan layanan pendidikan; sehingga? terjadi migrasi, perdagangan manusia, penyelundupan; serta krisis nasionalisme.? Program PLS? ini mendorong terjalinnya kerjasama antarpihak, brainstorming untuk menemukan krisis nasionalisme dan penyebabnya,? focussed group discussion? untuk menemukan jalan keluarnya, serta pelibatan WB untuk mengevaluasinya. WB didorong untuk: (a) menghindarkan negaranya dari gangguan negara lain, (b) melestarikan budaya Indonesia, (c) menggunakan mata uang rupiah, (d) menggunakan produk dalam negeri, (e) mandiri dalam bidang ekonomi, (f) giat menempuh pendidikan, (g) berpartisipasi membangun infrastruktur, dan (h) berdialog dan cermat melihat peluang. Program PLS ini bisa lebih efektif jika para pendidik membimbing WB sebagai kader penerus perjuangan bangsa; dan WB membiasakan diri menulis supaya mempercepat mereka menjadi cerdas. ?

    Kata Kunci: pendidikan luar sekolah, nasionalisme, pemuda perbatasan.

    Download Link lengkap disini

    Download kover disini

    Tulisan diatas telah diterbitkan pada Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 17, No 6 Tahun 2011?

     

    PENERAPAN ARITMATIKA MODULO DALAM BUDAYAPRIMBON JAWA

    PDF  Array Cetak Array
    Oleh Yuniawatika, S.Pd., M.Pd    Senin, 06 Juni 2016 15:48
    Yuniawatika, S.Pd., M.Pd
    Dosen Jurusan KSDP Bidang Matematika Prodi PGSD
    Universitas Negeri Malang
    ( Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya )



    ABSTRAK


    Aritmatika Modulo telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu penerapan konsep modulo yaitu terdapat pada warisan budaya masyarakat Jawa yang masih dipertahankan dan digunakan sampai saat ini yaitu Primbon. Primbon digunakan ketika akan mengadakan suatu hajatan misal, pernikahan, selamatan kematian, pindah rumah, memulai perjalanan, dan mengurus segala macam kegiatan yang penting, baik bagi perorangan maupun masyarakat. Untuk menentukan hari dan pasarannya pada peristiwa-peristiwa tersebut dengan cara menjumlahkan nama, neptu hari, pasaran, dan penanggalan dalam tahun Jawa kemudian membaginya dengan angka tertentu sehingga terdapat sisa dan sisa inilah yang dijadikan patokan untuk mengetahui maknanya. Hal seperti ini sama dengan konsep aritmetika modulo dalam teori bilangan. Selain itu pada tulisan ini dibahas juga beberapa aktivitas masyarakat Jawa yang menggunakan Primbon dengan Aritmatika Modulo.


    Kata Kunci : Aritmatika Modulo, Budaya, Primbon Jawa

    Artikel diatas telah dipublikasikan dalam Prosiding SEMNASTIKA 2015

     

    Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Matematis Siswa dalam Pembelajaran Matematika

    PDF  Array Cetak Array
    Oleh Yuniawatika ,S.Pd., M.Pd    Senin, 06 Juni 2016 16:51
    Yuniawatika? ( Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya )
    Harti Kartini( Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya )
    Jurusan KSDP Prodi PGSD Universitas Negeri Malang


    ABSTRAK
    Permasalahan dalam tulisan ini adalah kemampuan menulis siswa masih rendah. Kemampuan menulis merupakan salah satu aspek dari kemampuan komunikasi matematis yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Kemampuan menulis matematis dapat dilakukan melalui representasi matematis, yaitu (a) aspek drawing, yakni memunculkan model konsep, seperti gambar, diagram, tabel, dan grafik; (b) aspek mathematical expressions, yakni membentuk model matematis; dan (c) aspek? written text, yakni argumentasi verbal yang didasarkan pada gambar dan konsep-konsep formal.Dalam tulisan ini akan dibahas mengenai alternatif strategi pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis matematis pada pembelajaran matematika yaitu strategi Writing from a Promptdan Writing in Performace Tasks (WPWT) dan Think Talk Write (TTW).


    Kata? Kunci: kemampuan? menulis? matematis,? Writing? from? a? Prompt dan? Writing? in? Performace Tasks(WPWT), Think Talk Write (TTW)

    Artikel diatas dipublikasikan dalam Prosiding Seminar Internastional Membudayakan Menulis Kelas Dunia untuk Membangun Kualitas Pustaka.

     

     

     

    UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR

    PDF  Array Cetak Array
    Oleh Yuniawatika ,S.Pd., M.Pd    Jumat, 03 Juni 2016 17:11

    YUNIAWATIKA
    Dosen KSDP FIP Universitas Negeri Malang

    Abstract

    Mathematical problem solving ability is a high-level thinking skills that need to be developed through? learning? mathematics? in? elementary? school.? Problem? solving? ability? of? students? is very? important? mastered? not? only? the? mathematical? problem? solving? abilities,? but? that? the students are able to solve problems in other fields by means of mathematical thinking . Many ways? to? improve? problem-solving? skills? of? elementary? school? students,? including? through? several alternative learning to improve students' mathematical problem solving ability.

    Keywords : problem-solving ability, learning math, elementary school

    Artikel diatas terbit dalam Prosiding Scientific Forum-Faculty of Education Department of Science Education (FIP-JIP) and The International Seminar
    Gorontalo, 09 – 11 September 2015.

    Download fulltext artikel diatas.

     

     

     

    Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar

    PDF  Array Cetak Array
    Oleh Yuniawatika ,S.Pd., M.Pd    Senin, 06 Juni 2016 17:16

    Yuniawatika? ( Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya )
    Jurusan KSDP Prodi PGSD Universitas Negeri Malang


    ABSTRAK
    Mathematical problem solving ability is a high-level thinking skills that need to be developed through? learning? mathematics? in? elementary? school.? Problem? solving? ability? of? students? is very? important? mastered? not? only? the? mathematical? problem? solving? abilities,? but? that? the students are able to solve problems in other fields by means of mathematical thinking . Many ways? to? improve? problem-solving? skills? of? elementary? school? students,? including? through several alternative learning to improve students' mathematical problem solving ability.

    Keywords : problem-solving ability, learning math, elementary school

    Artikel diatas dipublikasikan dalam WORKING PAPER INTERNATIONAL CONTRIBUTION PROCEEDING Scientific Forum-Faculty of Education Department of Science Education (FIP-JIP) and The International Seminar.

     

     

     


    Akun Media Sosial


    Ask Librarian


    Buku Prof. Dr. H. Suparno
    博彩国际娱乐平台